Pengaruh E-Learning Berbasis Schoology Terhadap Aktivitas Belajar Peserta Didik Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Sumber Bunga

  • Fengki Al Jufri
  • Dyan Yuliana
Keywords: E-Learning Berbasis Schoology, Aktivitas Belajar Peserta Didik.

Abstract

Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kebutuhan akan
suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis Teknologi Informasi (TI) menjadi
tak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan E-learning ini membawa
pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional kedalam bentuk digital,
baik secara isi maupun sistemnya. E-learning merupakan sebuah inovasi yang mempunyai
kontribusi yang besar terhadap perubahan proses belajar, dimana proses belajar tidak lagi
hanya mendengar uraian materi dari guru tetapi peserta didik juga melakukan aktivitas lain
seperti mengamati, melakukan, dan lain-lain. E-learning Berbasis Schoology memberikan
harapan baru sebagai alternatif solusi atas sebagian besar permasalahan pendidikan di
indonesia, dengan fungsi yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan, baik sebagai
suplemen (pelengkap), komplemen (pelengkap) ataupun substitusi (pengganti) atas
kegiatan pembelajaran di dalam dan di luar jam pelajaran. Hal ini sesuai dengan hasil
observasi pada kelas X bahwa saat ini pendidik masih menggunakan metode ceramah,
yang mana peserta didik lebih aktif didalam kelas daripada diluar kelas. Dari permasalahan
di atas, peneliti menyarankan untuk menggunakan media pembelajaran berbasis online
yaitu schoology yaitu media pembelajaran berbasis online. Media pembelajaran online
berbasis schoology tidak harus monoton di dalam kelas dan waktu yang dibutuhkan tidak
selalu pada saat jam pelajaran berlangsung, dengan begitu peserta didik akan lebih aktif
dan tidak bosan dalam belajar serta memiliki waktu yang lebih lama untuk belajar karena
dapat dilakukan di luar jam pelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian non
eksperimental sehingga peneliti tidak melakukan percobaan atau eksperimen kepada
subjek penelitian, akan tetapi peneliti hanya ingin mengetahui apakah ada pengaruh
variabel X terhadap variabel Y sehingga pada penelitian ini menggunakan rancangan ex
post facto. Penentuan daerah penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode

purposive sampling area yang ditetapkan di SMK Sumber Bunga karena daerah tersebut
memenuhi syarat untuk dijadikan objek penelitian. Pada penelitian ini menggunakan
metode penentuan responden penelitian secara populasi yaitu mengambil jumlah 50
responden peserta didik di SMK Sumber Bunga. Untuk memperoleh data dari sejumlah
responden guna mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran di dalam jam pelajaran
dan pembelajaran di luar jam pelajaran terhadap aktivitas belajar peserta didik
menggunakan model angket. Data yang diperoleh dari angket yang bersifat kualitatif
diubah menjadi kuantitatif. Hasil analisis data angket dapat dilihat pada lampiran. Dari
hasil perhitungan analisis variansi garis regresi diperoleh Freg sebesar 6,4745. Dan apabila
dikonsultasikan dengan F tabel untuk db = 2 dan db = 47 dengan taraf signifikansi 5%
diperoleh 3,1951. Dengan demikian dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan Freg
lebih besar dari F-tabel yang berarti signifikansi secara mayor pembelajaran di dalam jam
pelajaran dan pembelajaran di luar jam pelajaran terhadap aktivitas belajar. Selanjutnya
dalam efektifitas garis regresi diperoleh sebesar 21,64%. Ini berarti sumbangan efektif dari
keseluruhan prediktor aktivitas belajar sebesar 21,64% sedangkan variabel–variabel (faktor
lain) yang tidak ikut diteliti sebesar 100% – 21,64% = 78,36%. Sumbangan efektif (SE)
prediktor (X₁) pembelajaran di dalam jam pelajaran terhadap kriterium (Y) aktivitas belajar
peserta didik 13,55%. Sumbangan efektif (SE) prediktor (X₂) pembelajaran di luar jam
pelajaran terhadap kreterium (Y) aktivitas belajar peserta didik 8,09%, ini menunjukkan
bahwa pembelajaran di dalam jam pelajaran lebih berpengaruh terhadap aktivitas belajar
sisiwa dibandingkan pembelajaran di luar jam pelajaran.

Published
2018-12-07