Fenomena Kemunculan Sekolah "Elit" Islam di Indonesia (Analisis Aspek Manfaat dan Mudhorot)

  • Wasilah Wasilah IAIN Palangka Raya, Indonesia
  • Muslimah Muslimah IAIN Palangka Raya, Indonesia
Keywords: Kemunculan, Sekolah Elit Islam

Abstract

The emergence of excellent elite schools is expected to answer various problems that are being faced internally by Muslims themselves, namely concerns about the low quality of Islamic education and at the same time provide solutions to the challenges faced by science and technology. Educational policy is formulated by basing itself on a foundation of more scientific and empirical thinking. The study in this study is literature research. Factors that develop the existence of elite schools and madrasas. First, the awareness to design a superior education system. Second, the deterioration of educational processes and outcomes in public schools. Third, skepticism about the process and results of education in pesantren and madrasahs. Fourth, improve economic capabilities. Fifth, government support in private education autonomy and government programs in an effort to "internationalize" all levels of education in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M., & Asrori, M. (2014). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik,. Jakarta: PT bumi aksara.

Arifin, M. (2003). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Arifin, Z. (2014). Dilema Pendidikan Islam Pada Sekolah Elite Muslim Antara Komersial Dan Marginalitas. Jurnal Potensia, 13(2), 178.

Arikunto, S. (2017). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2004). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Basyit, A. (2019). Madrasah Dan Sekolah Islam Elit Di Indonesia. Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan, 15(1), 27–39. https://doi.org/10.31000/rf.v15i1.1366

Danim, S. (2006). Visi Baru Manajemen Sekolah: Dari Unit Birokrasi ke Lembaga Akademik. Jakarta: Bumi Aksara.

Danim, S., & Khairil. (2012). Profesi Kependidikan,. Bandung: Alfabeta.

Fahruddin, A. H., & Suyuthi, A. (2017). Sekolah Islam Elit dan Unggul. Akademia, 11(2), 244–256.

Farish A. Noor, Sikand, Y., & Bruinessen, M. van. (2008). Madrasa In Asia: Political Activism and Transnasional Linkage. Amsterdam University Press.

Fitri, A. Z., & Haryanti, N. (2020). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, Mixed method dan Research and Development. Malang: Madani Media.

Hefner, R. W. (2007). Schooling Islam, The Culture and Politics of Modern Islamic Education. (Q. Zaman, Ed.). Princeton University Press.

Indratno, A. F. T. (2008). Kurikulum yang Mencerdaskan: Visi 2030 dan Pendidikan Alternatif. Jakarta: Kompas Media Nusantara.

Karni, A. S. (2009). Etos Studi Kaum Santri: Wajah Baru Pendidikan Islam. Bandung: Mizan.

Khamalah, N. (2019). Manajemen Penguatan Karakter di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Brebes, 118. Diambil dari http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:-0kjLoIbG5QJ:repository.iainpurwokerto.ac.id/6111/2/NUR%2520KHAMALAH_MANAJEMEN%2520PENGUATAN%2520PENDIDIKAN%2520KARAKTER%2520DI%2520MADR.pdf+&cd=10&hl=id&ct=clnk&gl=id

Khamdani, P. (2015). Madrasah Sebagai Pilihan Pendidikan. Jurnal Madaniyah, 2(9), 165–175.

Kurniawan, H., & Ariza, F. N. (2020). Sekolah Islam Terpadu: Perkembangan, Konsep, Dan Implementasi. Ittihad, IV(1), 81–88. Diambil dari https://ejournal-ittihad.alittihadiyahsumut.or.id

Lubis, A. (2018). Islamic School Integrated In Islamic Education History In Indonesia. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 4(2), 1077–1095. Diambil dari https://media.neliti.com

Maemunah. (2018). Kebijakan Tentang Sekolah Elit Islam. Journal ISTIGHNA, 1(2), 86–114. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i2.5

Moleong, L. J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana. (2015). Pendidikan Nilai: Di Sekolah Madania Kabupaten Bogor. Al-Qalam, 21(2), 310.

Norlena, I. (2015). Sekolah Sebagai Organisasi Formal (Hubungan Antar Struktur). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 43–55. Diambil dari https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/article/view/1831/1406

Risdiana, A. (2017). Budaya Organisasi Pondok Pesantren Berbasis NU dan Persis Benda 67 di Tasikmalaya Jawa Barat. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 16(2), 73–83.

Riyanto, Y. (2001). Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.

Sanaky, H. A. H. (2008). Permasalahan dan Penataan Pendidikan Islam Menuju Pendidikan yang Bermutu. el-Tarbawi, 1(1), 83–97. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol1.iss1.art7

Soejono, & Abdurrahman. (2019). Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Solahudin, S. (2018). Peran Strategis Madrasah Swasta di Indonesia. Jurnal Kependidikan, 6(1), 91–106. https://doi.org/10.24090/jk.v6i1.1717

Sunarijah. (2018). Upaya Meningkatkan Mutu Sekolah Dasar Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Ta’dibia: Jurnal Ilmia Pendidikan, 8(2), 15–26.

Suyatno. (2013). Sekolah Islam terpadu; Filsafat, ideologi, dan tren baru pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 355. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.22.355-377

Tanzeh, A. (2009). Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Teras.

Tuzzahrah, F. F., Komariah, K., & Sani, A. (2016). Konstruksi Makna Sekolah Islam bagi Orang Tua Siswa. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 10(1), 37–58.

Published
2022-12-30
How to Cite
Wasilah, W., & Muslimah, M. (2022). Fenomena Kemunculan Sekolah "Elit" Islam di Indonesia (Analisis Aspek Manfaat dan Mudhorot). Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 11(1), 141-156. https://doi.org/10.47668/pkwu.v11i1.677
Section
Articles