https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/issue/feedJournal of Community Empowerment and Innovation2026-05-24T10:24:24+07:00Dr. Miftahus Surur, M.Pdsurur.miftah99@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">Fokus kajian Journal of Community Empowerment and Innovation (JOIN) adalah pada daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), kerjasama antar pemerintah desa, kapasitas organisasi perempuan, kreativitas dan inovasi teknologi informasi dalam pendidikan dan pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi, lembaga sosial kemasyarakatan dalam penanggulangan bencana, litigasi penyelesaian sengketa di masyarakat, produktivitas industri pengolahan makanan, kesehatan masyarakat, mendorong pengembangan praksis kebijakan pemerintah, penerapan teknologi tepat guna, inovasi teknologi informasi, dan model pemberdayaan masyarakat dalam kerangka ekosistem pembangunan manusia dan lingkungan flora dan fauna sejalan dengan isu-isu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).</p> <p style="text-align: justify;">e-ISSN: 2829-7776 Indexing: <a href="https://scholar.google.com/citations?user=EkE6pvAAAAAJ&hl=id" target="_blank" rel="noopener">Scholar</a>, <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/26594?issue=Vol%201%20No%203%20(2022)" target="_blank" rel="noopener">Garuda,</a></p>https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2198OPTIMALISASI PUPUK ORGANIK LOKAL LUMAJANG: ANALISIS STRATEGIS UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN DAN PREFERENSI PETANI2026-02-03T22:33:49+07:00Amin Silalahiwatungballa@gmail.comKarnadi Karnadiwatungballa@gmail.comBalthasar Watunglawarwatungballa@gmail.comJhoni Susantojhonisusanto2709@gmail.com<p>Pupuk organik merupakan solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan ketahanan pangan di Lumajang, Jawa Timur. P$S Asri Farm Kedungrejo menghadapi tantangan kompetisi dari produsen pupuk dari Banyuwangi, seperti Pupuk Gondruwo, yang menawarkan produk dengan tingkat kepuasan pelanggan mencapai 80%. Data kuantitatif menunjukkan bahwa 65% petani beralih ke pupuk dari Banyuwangi, sementara hanya 35% tetap memilih produk lokal. Peningkatan hasil panen mencapai 15% setelah penggunaan pupuk Banyuwangi. Pengabdian ini mengkaji pengaruh adopsi pupuk luar terhadap keberlanjutan bisnis lokal dan faktor yang mpengaruhi preferensi petani, termasuk kepercayaan dan kualitas produk. Berdasarkan analisis SWOT dan survei terhadap petani, strategi yang disarankan meliputi diversifikasi produk, penguatan branding, serta edukasi petani tentang keunggulan pupuk lokal. Selain itu, kolaborasi strategis dengan produsen dari Banyuwangi dapat meningkatkan daya saing produk lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa, meskipun kompetisi cukup ketat, inovasi dan pemasaran yang tepat dapat memastikan keberlanjutan dan pengembangan usaha. Kesimpulan menunjukkan perlunya inovasi produk dan peningkatan kualitas serta pemasaran berbasis komunitas untuk mempertahankan pasar lokal dan mendukung keberlanjutan usaha.</p>2026-02-03T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2172PEMBERDAYAAN ENTREPRENEURSHIP MELALUI PRODUK KAIN TENUN MELAYU PONTIANAK2026-02-14T15:36:31+07:00Hastiani Hastianiastidedek@gmail.com<p>This community service program was initiated in response to the limited involvement of local adolescents in inheriting traditional weaving skills as a distinctive Malay cultural heritage of Pontianak. Implemented by a team of lecturers from the Guidance and Counseling Study Program in Gang Sambas Jaya, Batu Layang, the program aimed to strengthen community entrepreneurial competencies while enhancing adolescents’ cultural awareness and identity formation. The activities incorporated educational outreach to elementary, junior high, and senior high schools to promote the utilization of Rumah Tenun Melayu as a local wisdom–based learning resource. The program adopted training and mentoring approaches in collaboration with Kak Kurnia, founder and manager of Rumah Tenun Melayu, involving 50 weaving cadres and adolescents. The intervention covered practical weaving techniques, the development of philosophically meaningful Malay patterns, intellectual property rights literacy, and the optimization of digital marketing through social media platforms. The findings indicate increased adolescent engagement, awareness, and active participation in preserving and disseminating local woven products in digital spaces.</p>2026-02-14T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2236PENGUATAN EKOBUSINESS UKM KULINER MELALUI IMPLEMENTASI KEMASAN KERTAS SEBAGAI ALTERNATIF SUBSTITUSI PLASTIK DI DESA JOMBATAN KABUPATEN JOMBANG2026-04-02T06:00:35+07:00Ninik sudarwatininik.stkipjb@gmail.comNurul Ainininik.stkipjb@gmail.comLia Budi Tristantininik.stkipjb@gmail.comNurwiani Nurwianininik.stkipjb@gmail.com<p>Peningkatan volume sampah plastik dari sektor kuliner perkotaan mendorong perlunya strategi transisi menuju praktik usaha yang lebih berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat ekobusiness UKM kuliner melalui implementasi kemasan kertas sebagai alternatif substitusi plastik di kawasan Jombang Kuliner, Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah<span class="apple-converted-space"> </span><em>direct education</em><span class="apple-converted-space"> </span>berbasis komunikasi tatap muka kepada 15 pelaku UKM kuliner pada Maret 2026. Tahapan kegiatan meliputi persiapan (observasi dan penyusunan materi), pelaksanaan sosialisasi disertai demonstrasi produk kemasan kertas, serta evaluasi berbasis indikator perubahan perilaku (awareness, interest, evaluation, trial, adoption). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pelaku usaha terhadap dampak lingkungan dan kesehatan dari penggunaan plastik, munculnya ketertarikan terhadap kemasan kertas sebagai nilai tambah usaha, serta mulai dilakukannya uji coba penggunaan kemasan kertas dalam operasional harian. Sebagian pelaku usaha telah mengadopsi kemasan kertas secara parsial dengan tetap mempertimbangkan preferensi konsumen dan karakteristik produk. Implementasi ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan penggunaan plastik, tetapi juga memperkuat citra usaha ramah lingkungan yang berpotensi meningkatkan daya saing jangka panjang. Kegiatan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif berbasis komunikasi langsung efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan penguatan praktik ekobusiness pada UKM kuliner perkotaan.</p>2026-04-02T06:00:35+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2239PENDAMPINGAN PERANGKAT DESA DALAM PERENCANAAN TEKNIS BANGUNAN GREENHOUSE2026-04-23T19:13:15+07:00Diah Sarasantydiahsarasanty@unim.ac.idTaswirul Afkardiahsarasanty@unim.ac.idZeni Auliyah Alviyantidiahsarasanty@unim.ac.idRahendra Maulanadiahsarasanty@unim.ac.idMasyaik Syukhrondiahsarasanty@unim.ac.idMuhammad Aji Setyo Pangestudiahsarasanty@unim.ac.id<p><em>The construction of a Greenhouse is essential for increasing the productivity of local material sources and food security in Balongsari Village, Magersari District, Mojokerto. The purpose of this community service is to help village authorities plan and oversee the construction of a greenhouse in order to guarantee that it satisfies quality, cost, and schedule requirements, resulting in a structure that is both safe and comfortable. This community service project uses a variety of techniques, such as surveying the current land conditions, designing the construction, calculating the unit pricing analysis of the job in accordance with the 2025 Mojokerto City HSPK, calculating the RAB, and analyzing the time and cost. Planning documentation, greenhouse building implementation, and help with construction supervision are the outcomes of this support. The construction project is 100% complete as of February 2026. Planning documents are the outcome of this effort.</em></p>2026-04-23T19:13:07+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2245PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI ZAKAT PRODUKTIF BERBASIS MASJID BABUSSALAM PERESPEKTIF EKONOMI SYARIAH2026-05-22T13:11:52+07:00Nihro Afandinofalready93@gmail.com<p><em>Program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui zakat produktif merupakan strategi dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi zakat produktif berbasis masjid dalam meningkatkan kapasitas usaha mustahik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui empat tahapan, yaitu identifikasi dan seleksi mustahik, edukasi dan pelatihan, implementasi zakat produktif, serta pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mustahik berada pada kategori usaha mikro dengan pendapatan rendah dan keterbatasan pada aspek modal, literasi keuangan, serta sarana usaha. Pelaksanaan program memberikan dampak berupa peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan, pemanfaatan modal yang lebih terarah, serta adanya perbaikan kapasitas produksi dan kualitas usaha. Selain itu, terjadi transformasi pola pikir mustahik dari penerima bantuan konsumtif menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan produktif. Meskipun peningkatan pendapatan belum signifikan dalam jangka pendek, namun terdapat indikasi penguatan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, zakat produktif berbasis masjid dengan pendekatan terintegrasi dan berbasis kebutuhan terbukti memiliki efektivitas dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik secara berkelanjutan.</em></p>2026-05-22T13:11:17+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/2079ETIKA DAN STRATEGI PUBLIKASI ILMIAH BAGI MAHASISWA KELAS RISET FAI: DARI PENULISAN HINGGA SUBMIT KE JURNAL TERAKREDITASI NASIONAL2026-05-24T10:05:30+07:00Mukhlishin Mukhlishinmukhlishin@ummat.ac.idAhmad Hulaimiahmad.hulaimi@ummat.ac.idSyaharuddin Syaharuddinsyaharuddin.ntb@gmail.comSuhadah Suhadahsuhadah.alhaq@gmail.comSukarta Sukartasukarta@ummat.ac.idMuhammad Musfiatul Wardimusfiatul.wardi@ummat.ac.id<p><em>Scientific publishing skills are one of the important competencies that students must have, especially in the digital age, which demands high academic literacy and writing ethics. This activity aims to improve students' hard skills and soft skills in writing, managing references, and understanding the ethics and procedures of scientific publishing. The methods used in this program are workshops and hands-on practice, which are designed to be practical so that participants can apply the material in real-world contexts. This activity was attended by 45 research class students from the Faculty of Islamic Studies who already had a foundation in academic writing but were not familiar with the process of publishing in reputable scientific journals. The activity was evaluated through questionnaires and direct observation of participants' skills before and after the training. The evaluation results showed an average increase in competence of 82.33%, with the highest achievement in the aspect of mastery of digital publication tools (83.72%) and the lowest achievement in the aspect of understanding article submission procedures (79.53%). Overall, this activity proved to be effective in improving students' abilities in ethics, strategies, and technicalities of scientific publication based on SINTA journals.</em></p>2026-05-24T10:05:18+07:00##submission.copyrightStatement##https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/join/article/view/1770WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU MADRASAH DI LINGKUNGAN LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU KABUPATEN BLITAR2026-05-24T10:24:24+07:00Bagus Cahyanto Cahyantobaguscahyanto@unisma.ac.idMaskuri Maskuribaguscahyanto@unisma.ac.id<p><em>The independent curriculum is a curriculum that emphasizes learning flexibility and strengthening the Pancasila and Rahmatan lil Alamin Student Profiles. A comprehensive understanding can maximize its application in madrasas. In an effort to support the implementation of this curriculum, community service activities were held in the form of workshops for madrasa teachers under the auspices of the LP Ma'arif NU Blitar Regency. This workshop aims to provide a theoretical basis and practical skills in implementing the Independent Curriculum. This workshop activity was carried out through three stages, namely preparation, implementation, and evaluation involving 200 participants from various levels of education ranging from Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), to Madrasah Aliyah (MA). The evaluation results showed an increase in participants' understanding in compiling the operational curriculum of madrasas, differentiated learning, the Rahmatan lil Alamin Student Profile Strengthening Project, and compiling teaching modules. With this workshop, it is hoped that madrasas will be able to apply the Independent Curriculum effectively, so that it can improve the quality of education in madrasas.</em></p>2026-05-24T10:23:08+07:00##submission.copyrightStatement##