https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/EDUSAINTEK/issue/feed EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi 2026-10-16T00:32:26+07:00 Dr. Miftahus Surur, M.Pd surur.miftah99@gmail.com Open Journal Systems <p>The purpose of this journal publication is to spread conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of education. Writing forms favour the reader's ease to see the applied research methods, processing and data analysis, discussion of the main theories underlying, and recommendations submitted based on the results of the study.<br>Focus and Scope:<br>Research on Education,&nbsp;Literature Review on Education,&nbsp;Qualitative, Quantitative and Mix Method,&nbsp;Development and implementation of learning models,&nbsp;Development of teaching materials,&nbsp;Instructional Technology,&nbsp;Policy Analysis of Education,&nbsp;Online Learning,&nbsp;Media for Learning,&nbsp;Instructional Strategy and Model for Learning&nbsp;</p> https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/EDUSAINTEK/article/view/2275 PENGEMBANGAN GAME EDUKASI MATEMATIKA MATERI PECAHAN MENGGUNAKAN MODEL ADDIE 2026-09-08T16:29:03+07:00 Muhammad Imada Farza 22523021@students.uii.ac.id Sheila Nurul Huda 105230404@uii.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemanfaatan media pembelajaran digital yang lebih interaktif dalam proses pembelajaran. Salah satu materi matematika yang masih dianggap sulit oleh siswa sekolah dasar adalah materi pecahan karena sifatnya yang abstrak. Selain itu, penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dapat menyebabkan rendahnya motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi matematika materi pecahan berbasis cerita rakyat sebagai media pendukung pembelajaran. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Game dikembangkan menggunakan Unity versi 2022.3.50f1 dengan bahasa pemograman C#. Integrasi cerita rakyat digunakan sebagai narasi permainan untuk menghubungkan materi, gameplay, dan soal pada setiap levelnya. Evaluasi aplikasi dilakukan menggunakan metode black box testing untuk mengetahui kesesuaian fungsi sitem dengan rancangan yang telah dibuat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang diharapkan tanpa ditemukan kesalahan pada skenario pengujian yang dilakukan. Dengan demikian, game edukasi matematika materi pecahan berbasis cerita rakyat yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan fungssional dan dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran matematika.</p> 2026-09-01T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://journalstkippgrisitubondo.ac.id/index.php/EDUSAINTEK/article/view/2108 TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM ERA DIGITAL DAN SOCIETY 5.0: INTEGRASI AI DAN ETIKA KEISLAMAN 2026-10-16T00:32:26+07:00 Nisa Muflihah nisamuflihah629@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan teknologi digital dan hadirnya era Society 5.0 telah membawa perubahan besar terhadap sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan Islam dapat bertransformasi dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan etika keislaman dalam menghadapi tantangan era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library study) dengan pendekatan analisis isi terhadap berbagai literatur akademik terkait transformasi pendidikan Islam, digitalisasi pembelajaran, dan penerapan AI dalam konteks keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam di era Society 5.0 menuntut adanya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai spiritual. Pemanfaatan AI dapat memperkaya metode pembelajaran dan memperluas akses terhadap sumber keilmuan Islam, namun harus disertai dengan penguatan etika digital berbasis ajaran Islam. Pendidikan Islam perlu mengembangkan paradigma baru yang menyinergikan literasi digital dengan pelatihan akhlak, adab, dan spiritualitas. Guru dan lembaga pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam memastikan penerapan teknologi berjalan secara etis, proporsional, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami. Dengan demikian, integrasi antara kecerdasan buatan dan etika keislaman menjadi dasar penting untuk melahirkan generasi Muslim yang cerdas digital, berakhlak mulia, dan berdaya saing global.</span></span></p> 2026-10-15T19:17:42+07:00 ##submission.copyrightStatement##